Staffel Machine
(Muzeum Techniki Warsawa, Polandia)
Terpaut hampir 30 tahun setelah keberhasilan mesin hitung mekanik Abraham Stern, penemu mesin hitung mekanik asal Polandia selanjutnya adalah Izrael Abraham Staffel, Warsawa. Seperti hal-nya Stern, Staffel juga berangkat dari keluarga miskin, yang memiliki minat  dan pengetahuan pada mesin perhitungan mekanis. Dilansir dari halaman history-computer.com, Sejak 1835 Staffel mulai pembuatan mesin hitung mekanik yang selesai pada tahun 1842, yang ia demonstrasikan di pameran industri Warsawa, Polandia, pada akhir tahun 1845, dan menerima medali perak. Mesin Penghitung Staffel ini hanya dapat digunakan untuk fungsi penambahan dan pengurangan saja (mesin tersebut saat ini disimpan di Museum Teknologi di Warsawa).

Selanjutnya mesin Staffel dipamerkan kembali pada tahun 1846 di Akademi Pengetahuan Rusia di St. Petersburg, dan kali ini meraih penghargaan Demidov yang sangat bergengsi, setelah mendapatkan penilaian positif dari dua orang ahli matematika terkemuka asal Rusia, B. Jacobi, dan V. Bunyakovsky. Mesin penghitung Staffel ini kemudian diberikan kepada Kaisar Rusia Nikolai I, yang takjub dengan penemuan tersebut dan memberi Staffel hadiah sejumlah 1500 rubel perak.

Setelah keberhasilannya, Abraham Staffel melakukan upaya peningkatan sistem kerja kalkulator mekaniknya, dengan menciptakan mesin penghitung mekanik kedua, dengan menempatkan mekanisme kalkulasi pada rel yang dapat bergerak, sehingga membuat mesin kalkulasi dapat menjalankan fungsi dasar matematika seperti; penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian (ditambah akar kuadrat). Pada tahun 1851, mesin kedua karya staffel ini meraih Eksposisi Besar pada pameran yang berlangsung di Crystal Palace, London, dimana Abraham Staffel dianugerahi medali emas. Koran London News bahkan membuat ulasan khusus untuk kalkulator mekanik Staffel dengan laporan berikut, “Mesin terbaik dari jenis ini yang dipamerkan adalah milik Staffel (Rusia, 148), yang, pada pemeriksaan, tampaknya menggabungkan akurasi dan efisiensi waktu, dapat bekerja dengan mudah dan langsung ”.

Mesin Staffel dievaluasi dan dinilai lebih baik daripada mesin Arithmometer Thomas de Colmar, yang merupakan sensasi nyata. Surat kabar Illustrated London News juga menerbitkan artikel yang antusias yang menyebutkan: "Di Pengadilan Rusia, terpencil di tengah gemerlapnya pintu dan vas perunggu, perhiasan dan perak, ada satu karya, hasil dari kecerdasan tinggi, dan dimaksudkan untuk membantu dalam kerja intelektual tertentu. Penghargaan pikiran yang sepi ini tidak datang dari Petersburg, atau Moskow, atau dari Siberia, atau dari Pegunungan Ural, tetapi dari Polandia. Kami merujuk ke Mesin Hitung Staffel, №148 dalam Katalog ”. 

Bahkan bertahun-tahun kemudian, dalam Laporan Komisaris Amerika Serikat ke Paris Universal Exposition, 1867, mesin Staffel dipuji di Bab XVIII sebagai "Metrologi dan Perhitungan Mekanis": Dari banyak mesin hitung yang telah diusulkan atau dibangun sejak milik Mr.Thomas de Colmar meraih keberhasilan, yaitu Mr. Maurel & Mr. Jayet dari Perancis, dan Mr. Staffel dari Rusia, adalah satu-satunya yang, sejauh yang diketahui, telah dapat memecahkan masalah perhitungan dengan cara yang sepenuhnya memuaskan.