"The Inventors" | 1500s - 1600s

1505 | Peter Henlein (1485-1542)
Peter Henlein adalah seorang pengrajin kunci yang berasal dari Nuremberg, Jerman. Penemuan berharganya adalah Jam Tangan (Arloji) pertama di dunia. Jam tangan pertama tersebut tidak seperti yang kita bayangkan terikat dengan tali dipergelangan tangan, akan tetap berbentuk liontin bulat. Jam tangan pertama buatan Peter Henlein ini lebih dikenal dengan tangan hias pomanders (musk-ball) dengan bentuk bulat, dan terbuat dari logam. Jam tangan karya Peter Henlein ini dikenal dengan nama PHN 1505, dan Pomanders Watch 1505.

1605 | Francis bacon (1561-1626)
Francis Bacon adalah penemu Sandi Bacon (Baconian Cipher) sebuah sandi yang menggunakan plain text (huruf A dan B) untuk metode penyadian (encode) pesan, dengan karakteristik binnary 5 bits.  Seperti halnya angka binner yang terdiri dari angka 0 dan 1, penyandian huruf Alphabet pada Baconian Cipher menggunakan 2 huruf plain text A dan B.


1614 | John Napier (1550-1617)
John Napier ialah seorang bangsawan, ahli matematika, fisikawan dan astronom dari Merchiston, Skotlandia yang menemukan ide tentang logaritma. Logaritma diperkenalkan oleh John Napier pada tahun 1614 sebagai sarana untuk menyederhanakan perhitungan. metode logaritma ini kemudian diadposi dengan cepat oleh navigator, ilmuwan, insinyur, surveyor, dan lainnya untuk melakukan perhitungan akurasi tinggi dengan lebih mudah. Dengan menggunakan tabel logaritma , langkah-langkah multiplikasi multi-digit yang membosankan dapat digantikan dengan pencarian tabel dan penambahan yang lebih sederhana.

1623 | Wilhelm Schickard (1592 - 1635)
Penemu mesin hitung mekanis pertama, Wilhelm Schickard adalah seorang professor berbahasa Ibrani, dan seorang astronom yang berasal dari Jerman. Mesin mekanis karya Schickard terinspirasi  gagasan John Napier, yang disebutkan sebelumnya.  Mesin Schickard didasari pada roda gigi untuk melakukan perkalian yang disederhanakan yang terlibat dalam perhitungan. Schickard menyebut desain dan kontruksinya dengan istilah "arithmeticum organum" ("instrumen aritmatika"), yang kemudian digambarkan sebagai Rechenuhr (penghitungan Jam).

Mesin Schickard menggunakan roda jam yang dibuat lebih kuat dan karenanya lebih berat, untuk mencegahnya rusak oleh kekuatan input operator.  Mesin ini dirancang untuk membantu semua empat fungsi dasar aritmatika (penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian). Di antara kegunaannya, Schickard menyarankan itu akan membantu dalam tugas melelahkan menghitung tabel astronomi. Mesin itu dapat menambah dan mengurangi angka enam digit, dan menunjukkan kelebihan kapasitas ini dengan membunyikan bel.

Ada pertanyaan lama tentang siapa yang harus diberikan prioritas penemuan kalkulator mekanik pertama.  Shickard atau Pascal? Mesin kalkulator mekanis karya Schickard secara kronologis memang dibuat lebih awal, tetapi tidak pernah dapat digunakan dan tampaknya memiliki kekurangan desain yang serius. Sementara, kalkulator mekanis karya Blaise Pascal dibuat kemudian tetapi berfungsi luar biasa.


1632 | William Oughtred (1574 - 1660)
Setelah John Napier menemukan logaritma, dan Edmund Gunter menciptakan skala logaritmik (untuk garis, atau aturan). William Oughtred adalah orang pertama yang mengkobinasikan keduanya (logaritma dan skala logaritma) dalam pola silde rule (Penggaris Geser). Pengukur slide terdiri dari 2 penggaris yang digabungkan, digunakan terutama untuk perkalian dan pembagian, dan ada kalanya digunakan pada fungsi seperti eksponen, root, logaritma, dan trigonometri, tetapi biasanya tidak untuk penambahan atau pengurangan. Meskipun nama dan bentuknya terlihat sama dengan penggaris standar pada umumnya, penggaris slide tidak dimaksudkan untuk mengukur panjang atau menggambar garis lurus. Penggaris slide, di Amerika Serikat biasa disebut "slipstick", dapat digunakan sebagai kalkulator analog grafis. Penggaris slide terkait erat dengan nomogram (nonogram+monogram). Selain sebgai penemu model penggaris slide, William Oughtred adalah matematikawan yang pertama kali memperkenalkan simbol "×" untuk perkalian, singkatan "sin" dan "cos" untuk fungsi sinus dan cosinus .

Saat ini penggaris slide dibuat dalam beragam bentuk, dan umumnya muncul dalam bentuk linier atau
bundar disertai serangkaian tanda-tanda skala penting untuk melakukan perhitungan matematika. Aturan slide yang dibuat untuk bidang khusus seperti penerbangan atau keuangan biasanya memiliki skala tambahan yang disesuaikan dengan penghitungan khusus untuk bidang tersebut. Dalam bentuknya yang paling standar, penggaris slide menggunakan dua skala logaritmik untuk memungkinkan penggandaan cepat dan pembagian angka. Operasi umum ini dapat memakan waktu dan rawan kesalahan saat dilakukan di atas kertas. Aturan slide yang lebih rumit memungkinkan perhitungan lain, seperti akar kuadrat , eksponensial , logaritma , dan fungsi trigonometri .