"The Inventors" | 1000s - 1400s

Yang dimaksud dari "The Inventors" dalam artikel ini bukan merujuk pada buku novel karya Alexander G.S., melainkan catatan sejarah yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan teknologi informasi dan teknologi komputer dari tahun sebelum masehi, dan sesudah Masehi. Catatan nama para tokoh tersebut tidak dimaksudkan untuk mendeklarasikan seluruh tokoh yang tercatat sebagai penemu tunggal ilmu dan teknologi komputer, melainkan rangkaian catatan sejarah tentang keilmuan, karya, korelasi, dan pengaruh setiap tokoh dalam perkembangan teknologi komputasi baik secara langsung, maupun tidak langsung.  Berikut adalah dafar nama-nama tokoh tersebut:

300SM | Euclid (Euklides)
Inventor teori Geometri (cabang ilmu matematika), yang menerbitkan 13 jilid buku tentang geometry, yang isinya merangkum hampir semua pengetahuan matematika orang Yunani. Euclid menggambarkan bahwa, "algoritma sebagai suatu cara untuk menemukan pembagian umum matematika terbesar". Aksioma Euclid ini kemudian dianggap sebagai teori algoritma pertama yang selanjutnya menjadi isitlah Euclidean Algorithm (Algoritma Euklides). Aksioma Euclid lainnya seperti dasar-dasar geometri dan matematika masih diajarkan sampai sekarang.

1000M | Gerbert d'Aurillac (Silvester II)
Seorang sarjana dari Prancis bernama Gerbert d'Aurillac, yang kemudian diangkat menjadi Paus Sylvester II. Beberapa kalangan berpendapat, bahwa pengetahuan dan intelektulitas dari Gerbert banyak di dapat dari biara Santa Maria yang terletak Ripoll, Catalonia-Spanyol, yang kala itu didirikan sebagai pusat ilmu teologi, filsafat, dan intelektualitas pada abad ke 9.  Dia adalah tokoh yang mendukung dan mempromosikan studi aritmatika, matematika, astronomi Arab, dan astronomi Yunani-Romawi. Dia juga tercatat sebagai orang pertama yang memperkenalkan Abacus, serta sistem angka desimal Hindu-Arab di Eropa.

1440M | Johannes Gutenberg
Gutenberg adalah orang pertama yang membuat cetakan dari campuran timbal, timah, dan antimon yang kritis untuk menghasilkan cetakan tahan lama yang menghasilkan buku cetak bermutu tinggi. Terbukti metode Gutenberg menjadi lebih cocok untuk percetakan daripada cetakan yang terbuat dari tanah liat, kayu atau perunggu yang diciptakan di Asia Timur pada masa itu. Hal ini merupakan sebuah pengetahuan yang didapatnya pada saat Gutenberg saat bekerja untuk seorang pandai emas professional. Untuk membuat cetakan timbal ini, Gutenberg menggunakan sesuatu yang membuat penemuannya dipertimbangkan sebagai penemuan yang paling cemerlang.

1492 - 1500 | Leonardo da Vinci
Leonardo di Ser Piero da Vinci (1452-1519) Seorang pelukis luarbiasa, yang membuat lukisan fenomenal Monalisa. Leonardo da Vinci adalah seorang polymath, insinyur, ahli anatomi, arsitek, pemahat, musisi, dll.
Diperkirakan antara tahun 1492-1502 da Vinci telah membuat sebuah seketsa mesin kalkulator mekanik yang menggambarkan detail 13 roda gigi kalkulator yang tersusun. Selain desain tersebut, selama hidupnya, Leonardo telah membuat sekitar 13.000 halaman desain berupa; catatan, sketsa, dan berbagai desain mesin dengan ilustrasi sempurna. Pada  tahun 1967, saat para ilmuwan yang bekerja di Perpustakaan Nasional Spanyol, Madrid menemukan 2 karya Leonardo da Vinci, yang sekarang dikenal sebagai "Codex Madrid". Ada banyak kegembiraan terkait penemuan ini, dan pejabat publik setempat menamai codex tersebut sebagai naskah "salah tempat".

Beberapa kalangan meyakini bahwa da Vinci membuat seketsa  Kalkulator Mekanis dengan 13 roda gigi antara tahun 1500M atau 1502M. Yang pada tahun 1968, Perusahaan komputer IBM memprakarsai pembuatan replikanya dengan menyewa seorang ahli replikas bernama Dokter Roberto Guatelli, seorang spesialis yang ahli dalam membuat replika  khusus, membuat replika  "Kalkulator Mekanik da Vinci".

Karya-karya fenomenal dan inovatif Leonardo sangat berharga, bahkan hingga kini. Sehingga beberapa musium menganggap perlu membuat replikanya. Karya-karya lukisannya telah dikumpulkan dalam 20 buku catatan (yang disebut Codex ), itu terdiri dari sekitar 6.000 halaman. Kodeks-kodeks ini menghiasi eksposisi banyak museum, kecuali satu-satunya Codex Leonardo, yang diberi nama "Codex Leicester" , Codex ini hanya memuat volume kecil. yakni sebanyak36 halaman, yang dibeli pada tahun 1994 oleh Bill Gates seharga $ 30,8 juta.