Terinspirasi oleh mesin Pascaline karya Blaise Pascal, Gottfried Wilhelm Leibniz (1646 - 1716) seorang ahli filsafat dan matematikawan berkebangsaan Jerman yang berpengaruh di abad ke-17 dan ke-18, dan salah satu penemu paling produktif di bidang kalkulator mekanik. Leibniz menciptakan dan menyempurnakan sistem angka biner , yang merupakan dasar dari hampir semua komputer digital. Selain itu Leibniz juga menciptakan mesin mekanik yang dinamai Stepped Drum (tabung gerak/berputar) pada tahun 1670, alat ini kemudian lebih dikenal dengan istilah  Leibniz Wheel (Roda Leibiniz), yang kemudian menjadi penggerak pada kalkulator mekaniknya yang dinamai Stepped Reckoner "Langkah Perhitugan", kalkulator mekanik pertama yang diproduksi secara massal. Kalkulator mekanik Stepped Reckoner merupakan bentuk dedikasi dan hasrat Leibniz pada improvisasi kalkulator mekanik Pascaline yang menuai keberhasilan. Dimana bentuk dan fungsi Stepped Reckoner-nya melampui sumber inspirasinya itu sendiri.

Pada tahun 1679 Wilhelm Leibniz menciptakan sistem kode biner (binary system), yang terdiri dari dua angka: 0 dan 1. Sistem angka ini adalah dasar untuk semua kode biner, yang digunakan untuk menulis data seperti intruksi pada prosesor komputer, ram dan banyak komponen elektronik lainnya.

Angka 0 dan 1 pada kode biner masing-masing dapat mewakili intruksi OFF dan ON, atau FALSE dan TRUE. Dalam sebuah transistor, "0" tidak menunjukkan aliran listrik, dan "1" mewakili aliran listrik yang diizinkan. Dengan cara ini, angka diconvert secara fisik, dan memungkinkan perhitungan di dalam perangkat komputasi. Dengan kata lain, kode biner merupakan bahasa logika yang dapat mewakili angka desimal dan text sebagai intruksi logika pada arus listrik. Oleh karena itu, penggunaan kode biner menjadi cara paling efisien hingga saat ini, untuk mengendalikan logika pada beragam sirkuit elektronik dan komputer. Namun demikian, Wilhelm Leibniz tidak menerapkan temuan kode biner ini pada kalkulator mekanik (Step Reckoner) miliknya. Alih-alih menggunakan kode biner, Leibniz menggunakan 10 angka desimal untuk intruksi kalkulator step reckoner ciptaannya.

Menurut perkiraan para ahli, Stepped Reckoner mulai dirancang  oleh Wilhelm Leibniz antara tahun 1671M-1672M, prototype awal dibangun pada tahun 1973 dan selesai pada tahun 1694. Step Reckoner kemudian menjadi kalkulator mekanik pertama yang mampu melakukan empat fungsi pokok matematika: Penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Selain bentuk, inilah yang menjadi pembeda antara kalkulator mekanik Step Reckoner karya Leibniz, dengan kalkulator mekanik pascaline karya Blaise Pascal. Kelebihan kalkulator karya Leibiniz ini menjadi salah satu faktor kesuksesan Step Reckoner lebih diminati dan digunakan oleh publik. Tercatat Stepped Reckoner banyak digunakan oleh publik selama 3 abad, sebelum akhirnya tergantikan oleh kalkulator elektronik di pertengahan tahun 1970'an.