Tahun 1828, Harrison Dyar menjadi orang pertama di Amerika Serikat yang menciptakan perangkat sejenis Telegraph. Namun, sedikitnya informasi dan literatur mengenai Harrison Dyar dan karyanya menjadikan beberapa nama penemu telegraph lainnya jauh lebih populer dan menonjol dalam sejarah perkembangan teknologi komunikasi telegraph. Sebut saja nama Joseph Henry, salah satu ilmuan Amerika lainnya yang menemukan fenomena elktromagnetik dan induksi mandiri (stimulasi dan kontraksi arus secara mandiri) pada prinsip kerja kelistrikan. Penelitian dan eksperimen induksi elektromagnetik yang Henry kembangkan berdasar pada prinsip induksi karya ilmuan inggri Michael Faraday. Hingga pada tahun 1831, Joseph Henry berhasil membangun dan mengoperasikan telegraf rancangannya sendiri dengan jangkauan komunikasi sejauh 2.4km.

Tahun 1832, Henry melanjutkan penelitian dan eksperimennya pada prinsip kerja elktromagnetik dan induksi elktrik mandiri, dimana ia berhasil menemukan penyebab arus listrik bolak-balik, yang selanjutnya menjadi dasar hukum Transformator Elektrik. Dimana perangkat elektronik dapat mentransfer energi listrik dari satu rangkaian arus bolak-balik ke beberapa sirkuit, baik untuk  menambah (meningkatkan) atau mengurangi (mengecilkan) tegangan, sehingga tenaga listrik dapat diinduksi dan ditransmisikan dari jarak jauh, memungkinkan suatu perangkat elektronik untuk dapat menyesuaikan pengeoperasian berdasar jenis perangkat dan kebutuhan tegangannya. Eksperimen tersebut menjadi landasan kuat untuk perangkat seperti telegraph elktro dapat menjangkau jarak lebih jauh lagi.

Pada tahun 1842 Joseph Henry memberikan bantuan dalam bentuk kawat tembaga sepanjang 8 km (5 mil) kepada Samuel FB Morse yang tengah mengembangkan telegraf listrik disertai penyandian alfabet khusus. Ditahun yang sama, Henry juga memberikan dukungan kepada Morse dengan menulis surat kepada Kongres Amerika agar mendukung upaya Morse dalam jalur uji telegraf sejauh 80 km (50 mil), yang ditindak lanjuti pada tahun 1843, dimana Samuel Morse  memperoleh bantuan sebesar 30.000 dolar Amerika dari Kongres untuk jalur eksperimen telegraf listrik dari Washington, D.C. ke Baltimore. Pada tanggal 24 Mei 1844, menjadi sejarah dimana Morse untuk pertama kalinya  mengirimkan pesan melalui telegrafi Amerika, dari Washington ke Baltimore, dengan kode Morse: What hath God wrought ("Apakah yang telah ditempa Tuhan ").