Telegraf merupakan suatu alat komunikasi jaman dulu yang telah lama tidak digunakan. Efisiensi perangkat cellular dan jaringan internet telah menggantikan sistem telegraf elektronik sejak lama. Bahkan dapat dipastikan sebagian besar generasi saat ini tidak mengenal telegaf elektronik, kecuali mereka yang mempelajari sejarah teknologi informatika dan komputasi. Namun demikian, sejarah panjang teknologi telegrafi dan kontrovesi mengenai siapa penemu telegraf pertama menjadi hal menarik untuk dibaca.

Sebagaimana kita maklumi, menyampaikan pesan, sandi atau kode jarak jauh merupakan hal penting, terutama terkait dengan informasi pertahanan dan keamanan suatu wilayah atau negara. Para pemikir dan ilmuan telah menggunakan berbagai metode penyampaian pesan yang lebih cepat dan efisien sejak jaman dulu. Dimulai dari menggunakan utusan/kurir yang berjalan kaki, berkuda, menggunakan menara dan obor, mengirimkan burung merpati, hingga masa dimana seorang inventor asal Prancis, Claude Chappe mendemonstrasikan telegraf optik berupa sistem Semaphore pada tahun 1972. Dimana pesan alfabet diwakili oleh gerakan batang kayu Semaphore yang di pasang di atas menara-menara yang tinggi, dan bergantung pada teleskop dan telegrafer sebagai penerjemah sandi Semaphore untuk saling berkomunikasi. Sebelum akhirnya digantikan dengan teknologi Telegraf Elektrik (Listrik).

Telegraf elektro/listrik adalah sistem komunikasi dua arah, berupa pesan teks point-to-point, digunakan dari tahun 1840-an sampai sistem komunikasi yang lebih baik seperti telepon menggantikannya secara menyeluruh. Sistem telekomunikasi telegraf menggunakan memanfaatkan pulsa arus listrik untuk menghasilkan kode, yang selanjutnya disalurkan melalui kabel khusus untuk mengirimkan informasi  jarak jauh. Telegraf elektro dirancang untuk dapat mengirim pesan teks lebih cepat daripada pesan tertulis dan sistem sandi yang pernah ada. Telegraf elektro merupakan sistem telekomunikasi listrik pertama, yang paling banyak digunakan dari sejumlah sistem komunikasi jarak jauh yang pernah dibuat sebelumnya.

Samuel Thomas von Sömmerring
Mengadopsi desain telegraf karya polymath asal Italia, Francisco Salva Campillo tahun 1804 yang dianggap belum sempurna dan kurang kuat. Samuel Thomas von Sömmerring seorang polymath berkebangsaan Jerman membuat Electrochemical Telegraph (Telegraph Elektrokimia), ini merupakan upaya lainnya untuk menyempurnakan cara menyampaikan pesan jarak jauh. Dalam pengoperasian telegraf ini, Soemmering menggunakan 35 kabel, yang dilengkapi dengan elektroda emas, dan dicelupkan ke dalam air asam, ini dimaksudkan untuk mengantarkan hampir seluruh huruf dan angka Latin pada telegraf ciptaannya.

Harrison Dyar
Alfred Munroe menulis dalam bukunya, Concord and the Telegraph, Harrison Dyar dan Joseph, telah menemukan bagaimana sebuah pesan dapat dikirim melalui satu kabel. Pada tahun 1826 Dyar dan saudara lelakinya (Joseph), meletakkan tali kawat di sepanjang "Causeway", yang kemudian disebut Jalan Lowell dan Jalan Jembatan Merah, yang membuktikan teknik ini layak. Menurut Kolonel Whiting dari Concord, kawat telegraf tersebut dirangkai dari pohon ke pohon di sepanjang Red Bridge Road di atas Sungai Concord di Hunt's Bridge dan menuju ke kediaman Curtis. Dyar menggunakan botol botol apoteker sebagai isolator kaca pada kawat besi telanjang. Dyar dan Joseph mendirikan saluran telegraf pertama dan mengirimkannya pesan telegraf pertama yang pernah dikirim di Amerika - sebagaimana ditentukan oleh Levi Woodbury dari Mahkamah Agung Amerika Serikat. Dyar telah menggunakan lebih dari setengah mil kabel listrik telanjang untuk mengirimkan pesan telegraf. Munroe berpendapat, "sistem telegraf Dyar lebih dulu diciptakan, setidaknya sekitar delapan belas tahun sebelum telegraf Morse". Dyar memiliki ide untuk mengatur jarak percikan sedemikian rupa sehingga membentuk kode alfabet, dan telah mengembangkan kode ini bertahun-tahun sebelum Samuel Morse mengembangkan kode Morse- nya.

William Sturgeon
Pada tahun 1825, inventor asal Inggris William Sturgeon memperkenalkan sebuah penemuan yang meletakkan dasar bagi revolusi skala besar dalam komunikasi elektronik: the elektromagnet . Sturgeon mendemonstrasikan kekuatan elektromagnet dengan mengangkat sembilan pon dengan sepotong tujuh ons besi dibungkus dengan kabel melalui mana arus baterai sel tunggal dikirim. Namun, kekuatan sebenarnya dari elektromagnet berasal dari perannya dalam penciptaan penemuan yang tak terhitung jumlahnya untuk datang.

Joseph Henry
Joseph Henry adalah seorang fisikawan kelahiran Amerika-Skotlandia. Henry dikenal sebagai seorang ahli ilmu fisika yang menemukan elektromagnetik yang dihasilkan oleh induktansi sendiri. Selain itu, ia berhasil menemukan induktansi mutual berdasarkan penemuan Faraday. Henry dapat menunjukkan potensi elektromagnet William Sturgeon untuk komunikasi jarak jauh, dengan mengirimkan arus elektronik lebih dari satu mil dari kawat untuk mengaktifkan elektromagnet, pada sistem telegraf.

William Cooke dan Charles Wheatstone
Pada 1837, fisikawan Inggris William Cooke dan Charles Wheatstone dipatenkan Cooke dan Wheatstone menciptakan telegraf menggunakan prinsip yang sama dengan para pencipta sistem telegraf sebelumnya, berdasarkan elektromagnet.

Samuel Morse
Adalah tokoh yang  dapat mengeksploitasi metodologi elektromagnet, yang sistemnya dianggap lebih baik dari metode elektromagnet yang diciptakan oleh Joseph Henry. Morse memulai dengan membuat sketsa sistem elektromagnet telegraf mekanik, berdasarkankan gabungan dari beberapa temuan Harrison Dyar dan Jospeh Henry, yang kemudian, menjadi temuan sistem telegraf elektronik praktis dan sukses secara komersial.